Sujud Syukur

– Sujud syukur –

Dianjurkan bagi siapa yg mendapatkan nikmat atau dijauhkan dari musibah atau mendapatkan kabar gembira agar bersujud sebagai bentuk syukur kepada Allah Ta’ala dalam rangka meneladani Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.

Dalam sujud syukur tidak disyariatkan menghadap kiblat, namun menghadapnya lebih utama.
(Begitu pula tidak disyaratkan bersuci dahulu).

Sungguh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah melakukannya.
Diriwayatkan dari Abu Bakroh radhiyallahu ‘anhu,

أن النبي كان إذا أتاه أمر يسره – أو يسر به – خر ساجدا شكرا لله تبارك وتعالى

“Bahwa Nabi shllallahu ‘alaihi wasallam bila mendapatkan suatu perkara yg membahagiakannya atau diberi kabar gembira,maka beliau menyungkur sujud sebagai ungkapan syukur kepada Allah Tabaaroka wa Ta’ala.”

HR.Abu Dawud no.2774

Dan demikian juga para sahabat radhiyallahu ‘anhum mereka melakukannya.

Sujud ini hukumnya sama dengan sujud tilawah.
Demikian juga sifat dan tata caranya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s